Ads 468x60px

Rabu, 30 Juli 2014

Jangan Tanya Kenapa?

Untuk yang sudah memiliki suami, sudah jelas bahwa suami adalah surga atau neraka untuk kalian para isitri.

Untuk yang masih memiliki ibu dan bapak, sudah jelas bahwa surga dan neraka ada pada mereka.

Jadi, bila keduanya (suami/orang tua) mengatakan tidak setuju, jangan dilakukan. jika tetap dilakukan, sekuat apapun tameng yang kau punya, mau itu terbuat dari baja, mau baja itu dilapis berkilo-kilo meter, tetap akan tembus. jadi, masihkah mau mencari alasan untuk dilakukan??

Sesekali jika keduanya (suami/orang tua) tidak bisa menjawab apa alasannya sehinga kita tidak boleh melakukan sesuatu, jangan terus bertanya kenapa. karena terkadang ada sesuatu yang tak bisa dijelaskan dengan bahasa. dan hanya bisa dijelaskan oleh waktu. dan jangan sesekali menunggu waktu, hingga berkata "aku menyesal".

Satu lagi. jangan pikirkan masuk surga dan neraka adalah karena fadholnya Alloh. ingat kita hanya manusia diakhir jaman. kita bukan wali, bukan tabiin, tabiat, bahkan bukan sohabat Rosul saw, kita hanya manusia diakhir jaman. sudah banyak melakukan berbagai bentuk permaksiatan. jangan pikirkan maksiat itu hanya membunuh, memperkosa, mencuri, korupsi, atau berzina. membuang sampah sembarangan saja itu adalah bentuk permaksiatan, ingat itu baik-baik. dampaknya bisa membunuh sampai ribuan jiwa.

intinya, taat pada keduanya (suami/orang tua) berarti taat juga pada Alloh SWT. wallohu'alam...

semoga tulisan ini bermanfaat bagi para sahabat, khususnya saya dan keluarga. semoga dapat terus menjaga kami untuk terus ingat, pada Alloh SWT. aamiin