Ads 468x60px

Jumat, 15 Maret 2013

RADIOAKTIVITAS


Pemancaran sinar tembus (sinar radioaktif) secara spontan oleh inti-inti tidak stabil (misalnya inti uranium) dinamakan radioaktivitas.
Radioaktivitas adalah kemampuan inti atom yang tak-stabil untuk memancarkan radiasi menjadi inti yang stabil. Materi yang mengandung inti tak-stabil yang memancarkan radiasi, disebut zat radioaktif. Besarnya radioaktivitas suatu unsur radioaktif (radionuklida) ditentukan oleh konstanta peluruhan (l), yang menyatakan laju peluruhan tiap detik, dan waktu paro.

Terdapat tiga sinar radioaktif yaitu sinar α, sinar βsinar γ.

Urutan daya tembus                         sinar α < sinar β < sinar γ

sifat-sifat sinar α ,sinar β ,sinar γ
Sifat-sifat sinar α
1.    Sinar α diahasilkan oleh pancaran-pancaran partikel α dari sebuah sumber radioaktif.
2.    Sinar α tidak lain adalah inti atom helium, bermuatan +2e dan bermassa 4u.
3.    Sinar α dapat menghitamkan film. Jejak partikel α dalam bahan radioaktif berupa garis lurus.
4.    Radiasi sinar α memiliki daya tembus terlemah dibandingkan dengan sinar lain.
5.    Radiasi sinar α memiliki jangkauan beberapa cm di udara dan sekitar 10-2 mm dalam logam tipis.
6.    Radiasi sinar v mempunyai daya ionisasi paling kuat sebab muatannya paling besar.
7.    Sinar v dibelokkan oleh medan magnetic dan medan listrik.
8.    Kecepatan sinar α sekitar 0,054c sampai 0,07c, dengan c = kelajuan cahaya dalam vakum. Massa sinar α lebih besar dari sinar β sehingga lebih lambat.
Sifat-sifat sinar β
1.    Sinar β dihasilkan oleh pancaran partikel-partikel β.
2.    Sinar β tidak lain adalah electron berkecapatan tinggi yang bermuatan -1 e.
3.    Radiasi sinar α < sinar β < sinar γ.
4.    Kecepatan parikel β antara 0,32c dan 0,9c.
5.    Sinar β dibelokkan dengan medan magnetic dan medan listrik karena massanya kecil.
6.    Jejak partikel β dalam bahan berkelok-kelok.
7.    Sinar β memiliki jangkauan beberapa cm di udara.
Sifat-sifat sinar γ
1.    Memiliki daya tembus paling besar tetapi daya ionisasi paling lemah.
2.    Tidak dibelokkan oleh medan listrik dan medan magnetic.
3.    Sinar γ merupakan radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang yang sangat pendek. Sinar γ hampir tidak bermassa.
4.    Kecepatan γ bernilai sama dengan kecepatan cahaya di ruang hampa.
5.    Sinar γ dalam interaksinya menimbulkan peristiwa fotolistrik atau juga dapat menimbulkan produksi pasangan. Dalam interaksi dengan bahan, seluruh energi sinar γ diserap oleh bahan. Peristiwa inilah yang disebut produksi pasangan.
Peluruhan radiokatif
Peluruhan radiokatif adalah peristiwa hilangnya energi dari inti atom yang tidak stabil dengan memancarkan radiasi dan partikelpartikel pengion. Peluruhan, atau hilangnya energi, ini akan menghasilkan jenis atom lain yang stabil. Atom baru yang dihasilkan ini dinamakan inti anak (daughter nuclide), sedangkan atom yang meluruh dinamakan inti ibu (parent nuclide).
Waktu Paro
Waktu Paro dari suatu isotop radioaktif adalah selang waktu yang dibutuhkan agar aktivitas radiasi berkurang setengah dari aktivitas semula. Waktu paro juga dapat didefinisikan sebagai selang waktu ysng dibutuhksn agar setengah dari inti radioaktif yang ada meluruh. Ketika t = T1/2  maka A = Ao/2  sehingga kita peroleh
Waktu Paro T1/2 = ln 2/λ
Karena ln 2 = 0,693 maka   T1/2 = 0,693/λ.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar